Selasa, 30 Januari 2007

Bayar Utang Pake Minyak Mentah

Pekan ini ada cerita me...menyedihkan atau memuakkan, terserahlah, dari negeri antah berantah. Konon, petinggi2 disana baru saja merasa kecolongan. Bayangin, baru merasa kecolongan setelah kapal asing itu hampir sebulan ada di Selat Makassar sana. Telat abis. Bukannya dah curiga dari kemaren2. Tadinya, dikira kapal itu bantuin nyariin Adam Air karena baik hati, taunya harus mbayar. Itu kekagetan pertama.

Skarang, pada seneng2 ada yang bantuin nemuin dan ngangkat pesawat tenggelam, taunya kapal itu sedang sibuk meneropong kekayaan minyak yang ada disana (sambil menyelam minum minyak, mabok dong!). Seorang anggota sirkus heran pas tau tempat pesawat itu tenggelam adalah salah satu blok minyak, baru deh teriak, woiii...kita kecolongan. Hah....kemana aja lo?

Yang dikuatirkan tentu saja, si empunya kapal ga mau bagi2 data yang didapet ma alat canggihnya itu. Jelaslah...dah tau zionis. Ada 12 blok migas yang ada disana, keknya baru 5 yang udah mulai dikerjakan, sisanya masih ditawarkan. Peluang besar buat masuk negeri ini, mengeruk segala isinya dengan perjanjian yang tidak menguntungkan.

Eh iya, soal pencarian Adam Air, konon katanya dah ngabisin APBN Rp 20 miliar. Biaya buat ngangkat logam besar yang diduga bangkai adam air di perairan Majene dengan kedalaman 1.800-2.000 di bawah permukaan laut, katanya mahal banget dan butuhkan alat canggih. Katanya minimal Rp 9,9 miliar. Biaya mendatangkan alat itu aja, sekitar 1 juta dolar AS, belum lagi sewa per harinya 100 ribu dolar AS. Jadi kalo misalnya pencariannya lebih dari sehari, yang Rp 9,9 miliar itu bakal membengkak. Kalo nasibnya sama kek Lapindo, muter2 kemana2 akhirnya negara juga yang mbayar.

Kisah lain tentang minyak dan duit2 pinjeman negeri antah berantah ini, konon, Pertamina saat ini mbayar utangnya senilai 310 juta dolar AS (sekitar Rp 2,79 triliun, pake kurs Rp 9.000 per dolar) kepada Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dengan minyak mentah sebanyak 600.000 barel setiap bulannya selama 5 tahun, sejak Juni 2006. Minyak mentah ini diambil dari Minas, Duri, dan Pinta di Pekanbaru.

Hiks....bayar utang pake minyak mentah, baru denger gw. Hari gini, kirain ga ada sistem barter lagi, pengen ikan, tuker pake sayur, hihihi...! Pantesan minyak di dalam negeri mahal dan langka, dipake bayar utang sih. Trus rakyatnya disuruh rame2 pake gas elpiji buat masak. Eh, berarti, kalo ga bisa bayar sewa kapal pencari dan pengangkat bangkai Adam Air itu pake duit, mereka mau ga ya terima pembayaran pake minyak mentah? Trus suruh nambang sendiri aja, gimana? Duuuh, kesian bener sih negeri ini?

13 komentar:

Anang mengatakan...

parah semua otak orang-orang di negeri ini.. mau aja dikibulin sama negeri adidaya itu... saya sendiri suka seandainya negeri ini dipimpin pemimpin macam ahmadinejad, fidel castro, dll pemimpim yang secara tegas menolak bujukan negeri adidaya itu..

Anang mengatakan...

parah semua otak orang-orang di negeri ini.. mau aja dikibulin sama negeri adidaya itu... saya sendiri suka seandainya negeri ini dipimpin pemimpin macam ahmadinejad, fidel castro, dll pemimpim yang secara tegas menolak bujukan negeri adidaya itu..

venus mengatakan...

dasar silit !! ga ada yg bener !!

-tikabanget- mengatakan...

sekolah dimana dulu orang orang ituh..

Mbilung mengatakan...

weeee ... pesawatnya jangan diangkat, ntar ketahuan apa yang salah dr pesawat itu ... :D

tito mengatakan...

no komen, prihatin soalnya.

Laksono mengatakan...

ya... inilah negara kita

dD mengatakan...

mmm...prihatin2. tapi...apa yg diprihatinin ya? auk ah.
mmm...kacian juga sich dengan nasib negeri ini. apa kita (gw maksudnya) yg terlalu bodoh untuk tidak terlalu perduli?

Hedi mengatakan...

kemana aja sih orang-orang itu?

nuni mengatakan...

wah baru ngeh juga nih, baru mampir ksini lagi soalny...
makasih 'pencerahannya' :)

Kana Haya mengatakan...

cuma bisa ketawa ngakak bin miris!

ester mengatakan...

ya gitu deh kalo diawal2 mikirnya udah dapat gratisan,jadi telat nyadarnya kalo lagi diperalat.
mirisnya, buntut2nya bayar, hahaha, kasian banget kita ini....

Anonim mengatakan...

We will have every Hizbollah women fucked by dogs.
We will send Phallus of ours into ass of All priests moslems.
We will have Khamenei and Rafsanjani and Ahmadinejad and Khatami and Akbar Ganji fucked by a great penis Of donkey and whale .
We will fuck all foreign government which help mullah.
کیر سگ تو کس ننه سید اولاد پیغمبر و کس ننه خود پیامبر اسلام.
کیر خوک تو کس ننه امام حسین.
کیر خر تو کس ننه شیعیان.
صلوات: الله و کیر خر تو کس ننه محمد و آل محمد.
This is a beautiful cultural message for you.