Tsunami, Banjir, Munir, Studi Banding
Posting borongan nih, berjejal di kepala bersamaan seh!
Hari ini peringatan dua tahun tsunami Aceh. Perih...belum semua dari mereka dapet semua hal yang dijanjikan. Masih aja sengsara padahal jutaan dollar dikumpulkan dari warga dunia buat mereka. Belum sembuh dari badai tsunami, enam kabupaten di Aceh terendam banjir. Sampe siang tadi udah sekitar 70 orang meninggal.
Panen bencana dimulai lagi.
Padahal lumpur Lapindo masih merajalela. Korban gempa dan longsor di Mandailing Natal (nama daerah yang amat kusukai, unik, kek nama Prabumulih, gw juga suka. Hiks...info ga penting!) juga masih terus bertambah. Selalu saja bencana2 ini berujung pada dua nama, Ical dan Kaban. Cal...urusin lumpurmu. Tapi jangan pake dana bencana karena tempat lain jauh lebih berhak. Kaban, kenapa juga orang2 yang gundulin hutan didiemin? Sepanjang tahun menuai banjir, napa ga mundur aja?
Ah, dana bencana itu. Sejak Juli lalu, ketika kampung gw kena banjir bandang, Ical dah bilang dananya abis. Tapi dana untuk yang laen2 masih melimpah ruah. Saat orang2 di Mandailing Natal harus berjalan puluhan kilometer memikul bantuan untuk korban longsor karena kendaraan tak tersedia, sekitar 30-an rombongan anggota sirkus lagi jalan2 ke Belanda, Cina Jepang. Eh...karena orang2 Jepang lagi sibuk menyiapkan tahun baruan...mereka ditolak. Jadi mereka ke Amerika. Hiks...ditolak aja masih tebel muka, lupa ma kondisi negeri. Yang penting jalan2 terooosssss, masa bodoh tar pulangnya ga bawa ilmu yang penting bawa belanjaan.
Lalu, berkah Natal menghiasi hidup Pollycaprus. Dapet remisi 3 bulan, dia pun bebas. Mungkin itu memang berkah buat dia dan keluarganya. Tapi ganjil rasanya. Suciwati pun nanya, "Lho, desenting opinion-nya gimana?" Mana komitmen bapak nan gagah itu yang menantang Polri buat nuntasin kasus Munir? Padahal ya...kemaren kan salah satu hakim MA melakukan desenting oponion, seharusnya sudah ada tersangka baru selain Polly. Ternyata, ga jaminan juga Polri pamer2 kemana- mana ketika menggaet FBI buat nuntasin kasus ini. Ngapain juga efbiai2an kalo ga punya komitmen, njing!


