Selasa, 05 Desember 2006

sementara


menulis adalah perLAWANan
tapi saya lelah
maka saya berhenti sementara, sampai batas yang belum dipastikan
mungkin sesekali saya akan berada di sini buat ngadem

15 komentar:

gaussac mengatakan...

deuh...bertapa nih...
bertapa atau pindah rumah nih

tito mengatakan...

kasihan Cendana, kashian Bakrie..gak ada yg ngomel

Mbilung mengatakan...

beuh...tukang ngomelnya brenti, gak seru

venus mengatakan...

alaaa...laguan lu, Co. paling2 seminggu juga udah ga betah :D

pitik mengatakan...

tak tunggu jandamu..eh salah..balikmu..

bazzbeto mengatakan...

kok brenti...??
pdhal gw nungguin tulisan tentang timor yg menang mulu di pengadilan...:D
jgn lama2 brentinya ya...

bebex mengatakan...

jeeeeeeeeh,,,ngilang...
masih musim mba? :D

Hedi mengatakan...

Wah mau kemana Yat, capek ya...ditunggu kembalinya :D

Laks mengatakan...

waduh.... dadi gak bergerak lagi dong.... cepetan kembali...

Hartanto mengatakan...

Ya sudah kalau mau berhenti untuk melawan untuk sementara waktu. tapi tetap "write or perish" lhoo

-FM- mengatakan...

ayo ditunggu lagi baliknya. kukomporin terus deh biar cepet baliknya. :)

ewepe mengatakan...

Seperti halnya keputusan untuk bergerak, itu adalah pilihan... begitu juga membuat perLAWANan dlm tulisan...

Tapi bagi yg hidup, jantung nggak bisa berhenti berdetak dan darah gak bakal stop mengalir

Saat lidah sudah kelu berujar, sesekali biarkan hati yg penuh cinta mengambil peranan...

Bergerak boleh istirahat, tapi jangan hentikan detak jantung

maksudnya, Mbak yati, hidupin aja blog satunya yg penuh ungkapan cinta itu selama bergerak vakum...

:D :D

Anonim mengatakan...

mengerti...
lelah karena terasa sia-sia... hiks...

walau ada satu keyakinan, tak ada yg sia-sia dalam dunia ini...

Anonim mengatakan...

mengerti...
lelah karena terasa sia-sia... hiks...

walau ada satu keyakinan, tak ada yg sia-sia dalam dunia ini...

Udo Z. Karzi mengatakan...

berenti nulis sih nggak apa
asal nggak berenti baca
kalau udah banyak yang dibaca
kan nanti tumpah sendiri
dan... dengan sendirinya
nulis lagi