Minggu, 18 Juni 2006

Besok, Giliran Loe!

Di sebuah milis, Ochan nanyain pendapat gw tentang kasus pemukulan 10 wartawan nasional di Kutai Kertanegara Kaltim. Awalnya gw protes, napa dia harus nanya ke gw. Hihihi...ketahuan gw lagi males banget diajak diskusi. Sebenernya bukan males sih, gw cuma muak! Gw muak wartawan2 itu harus jadi tumbal perseteruan dua penguasa kecil. Gubernur Kaltim VS Bupati Kutai Kertanegara.

Pas pembukaan Piala Dunia kemaren, sekitar 116 pejabat di Kutai rame2 ke Swiss, termasuk Bupati. Katanya sih, Bupati emang dapet undangan untuk presentasi programnya (program apa, gw lupa) di Jenewa.

Yang disoal para wartawan itu, katanya Bupati berangkat ga pake ijin gubernur. Udah gitu, napa juga semua pejabat yg jumlahnya satu pesawat harus ikut? Ada yg bilang, mereka nonton pembukaan piala dunia. See...? Daerah Kutai Kertanegara emang daerah terkaya di Indonesia. Tapi sekaligus daerah yg terbanyak penduduk miskinnya, terbanyak sekolah rusaknya, terbanyak anak putus sekolahnya, terkorup, dan ter..ter..yang laen.

Belakangan ditemukan, ada pegawai kantor gubernur yang ngasih surat izin palsu ke Bupati buat berangkat. Ah, semua juga tau, pegawai rendahan itu cuma tumbal yang lain. Kasus ini terlalu gede muatan politisnya. Perseteruan keduanya udah terjadi jauh hari sebelum kasus ini. Pemukulan wartawan, cuma pemicu ke arah yang lebih gede dan terbuka.

Gw pengen ga peduli kepentingan mereka. Tapi kalo udah menyangkut permainan culas yang merugikan banyak orang, menyangkut korupsi yang ditutup2in, dan terakhir malah melukai secara fisik, memakai bahasa kekerasan, kenapa gw, lu, kita, harus diem?

Memukul wartawan, tujuannya jelas, biar kasus ini terekspose ke nasional. Kalo yang dipukul masyarakat biasa, paling2 ga ada yg peduli. Tapi pertarungan ini cuma menyangkut dua orang, kok tega sih bawa2 orang lain?

Tapi ini bukti kalo ternyata di semua sisi hidup kita, di negeri ini, bahasa kekerasan menjadi bahasa keseharian kita.
***
Di menit yang sama, gw buka milis lain. Ada seorang kawan bercerita tentang orang tua temennya yang diintimidasi aparat karena putri mereka ikut aksi menuntut Soeharto diadili. Masih saja cara kuno itu dipake untuk membungkam suara-suara kritis.

Lagi-lagi, bahasa yang dipake adalah bahasa kekerasan Sialnya lagi, aparat menggunakan keperempuanan si aktifis untuk melemahkan perjuangannya.

Bener kata Wiji Thukul.....

"Jika hari ini kebenaran didustakan...
Jika hari ini kenyataan dipalsukan...
Tunggulah hari esok, kemanusiaan dinistakan...

Jika hari ini orang lain di-tidak-benar-kan...
Jika hari ini orang lain di-tidak-adil-kan...
Tunggulah hari esok, Engkau akan dapat gilirannya..."

8 komentar:

gagahput3ra mengatakan...

Sedih.....tuhan memberi kita kesempatan memperbaiki negara ini....tapi masih banyak banget orang yang belum sadar-sadar.....T_T*

*termasuk gw

BuRuNG mengatakan...

so i know his terrible side. pernah nglayap dua kali tuh ke kantor gw :((:((

Dini mengatakan...

duh berat yat... g ga up-to-date, kabar miris terakhir yang g denger tentang seorang ibu diduga sengaja bunuh 3 anaknya... itu udah nguras emosi... dah capek dah kalo urusannya sama negara... tapi tetep harus ada yang bersuara... :(

OOT. Duh g ngantuk tapi pengen liat Brazil ngegol Socceroos supaya ga arrogant tu Ozzy :P

may hendrawati mengatakan...

kayanya saya pernah foto bareng dengan salah satu oknum..ah Kukar yang aneh

aparat mengatakan...

hmmmm....
mmmmmhhhh...
hhhhmmmmmhhh..
mmmmhhhhhmmmmm.

johan mengatakan...

baca tulisannya ariel heryanto juga deh di kompas (asal usul) yg judulnya Mahasia .... dia mengkritik mahasiswa yang katanya sedang memperjuangkan ketikdakadilan (=secara filosofis sebenarnya kekerasan juga) tapi dengan cara kekerasan .....

spiral of violence .... kata Helder Camara

uwie mengatakan...

Lawan virus kekerasan dengan virus lainnya!

Mari sebar virus!
Virus cinta!
Virus akal budi!

Kalau yang tua tidak bisa digerakkan hatinya,
mari jaga yang muda agar tidak membatu pula.

Anonim mengatakan...

Looking for information and found it at this great site... The largest lowepro shoulder bag Approved phentermine cheap tramadol Chronic pain relief reviews Webwsite for memory foam mattresses inexpensive large area rugs Male pee hole video India interior decorate http://www.celebrex-4.info Cialis+europe+viagra Generic propecia from usa online pharmac Black cocksucking blonde teens Blue satin dress Adderall in the system bluetooth wireless bluetooth headphones Patents in the uk backpacks for kids motorcycle insurance Bank of america online payment of credit cards Monophonic motorola ringtone v60i It's okay to be gay