Minggu, 18 Maret 2007

Surat Cinta Buat Presiden

Apa yang bisa dilakukan jika sulit menemui seseorang, apalagi kalo dia orang penting? Mo nelpon ga punya hp :( punya hp ga punya pulsa :( punya hp ma pulsa, eh, ga tau nomernya si orang penting. Halah, kesian amat lo, ke laut aja sono. Tapi si 'Qwerty' ga kehilangan 'kreatifitas'. Dia berkirim surat ke orang paling penting di negeri ini lewat www.presidensby.info. Berhasil, usahanya terbaca banyak orang dan sampai ke telinga orang2 yang sering seliweran di dekat SBY. Walopun belum tentu sampe ke telinga SBY langsung.

Yang disampaikan sih, tuntutan sederhana sebenernya. Ketimbang harus berpanas2 di jalan, tereak2 pake TOA ngabis2in energi, belum tentu didengerin malah bisa2 di dorr pak polisi, menyalurkan suara hati memang lebih efektif dan efisien (halah...ribet bahasanya) lewat inet. Yang baca, jelas, orang2 yang mungkin bisa mengambil kebijakan (dengan catatan: kalo dia punya hati). Lagian, kalo mo nyampein tuntutan langsung ke SBY, waduh, kaum elit aja susah ketemu, apalagi kaum rendahan seperti ...saya (sebenernya mo nyebut Qwerty, tapi ga enak)

Keknya saya muter2 deh, padahal omongan saya ga penting. Suratnya Qwerty lebih penting. Ini dia:

Indonesia, 17 Maret 2007
Kepada Yth
Presiden Republik Indonesia
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono
Di
Istana Negara

Dengan tanpa mengurangi rasa hormat kami, yang bertandatangan di bawah ini:
Nama: on behalf of underground community
Alamat: the world where the devils gather
Nick: Qwerty

Dengan ini mewakili komunitas underground Indonesia ingin menyampaikan beberapa permintaan:
1. Turunkan harga Bandwith agar kita semua bisa merasakan internet, apa Anda tidak malu dengan China atau India? Mereka negara berpenduduk padat yang bisa mengakomodasi kebutuhan bandwidth dengan baik
2. Dukung dan laksanakan IGOS (Indonesia Go Open Source), pikirkan masa depan bangsa ini, tingkatkan mutu pendidikan, masa depan kita terletak di pundak mereka yang dengan jari-jari mungilnya setiap pagi mengemis dan mengamen di jalanan
3. Berantas KKN, pornografi dan pornoaksi di negeri kita tercinta ini. Saya kira Anda telah menyaksikan bagaimana azab yang telah menimpa bangsa ini. Tsunami, Gempa Bumi, Banjir, dan Kecelakaan baik di udara, laut maupun darat yang telah merenggut anak dari ibunya, yang telah memisahkan adik dari kakaknya. Kurang apalagi? Tanah Longsor? Lumpur Sidoarjo? Mungkin sebentar lagi bencana yang akan lebih besar lagi. Tidakkah kita malu terhadap Tuhan? Sudah diperingatkan berulang kali tetap saja membangkang dan tidak ingat kepada-Nya.

Agar permintaan kami ini diperhatikan dan dilaksanakan. Karena pemimpin yang baik pasti mendengarkan suara rakyatnya.
Terima kasih.

Hormat Kami,
Qwerty

Hmmm...cukup santun kan? Dan yang disampekan ga ada yang aneh. Tak perlulah ditanggapi dengan ucapan songong macem "situs ini telah kita tingkatkan keamanannya, bla bla bla" yang bikin jengkel itu. Mungkin Pak Arbi Sanit bener, komunikasi SBY buntu. So, orang harus menggunakan cara2 seperti ini biar suaranya bisa didengerin SBY. Eh iya, Pak Arbi minta SBY makan cabe lebih banyak. Katanya biar SBY lebih berani menghadapi rakyatnya. "Kalau perlu saat berdemo, masyarakat mesti membawa cabe berkeliling Istana," katanya. Boleh juga tuh, Pak!

12 komentar:

venus mengatakan...

gw tau, yg nulis email itu pasti blogger, hehehe...kalo bukan elu, pasti temen elu yg sama2 anehnya ituh :p

eh serius nih, kata roy suryo, target pemerintah kita, taun 2015 nanti, diharapkan 20 juta (eh berapa ya? pokoknya jumlahnya najeees) penduduk indonesia udah melek internet. heh??? 20 juta? taun 2015??? dodol bener. taun 2015, bangsa lain udah kemana, kita masih miskin secara ekonomi, miskin informasi juga. tai kucing !!!

Hedi mengatakan...

amin...mudah²an bukan cuma murah tapi gratis :P

Anang mengatakan...

amin..... turut mendoakan..

mata mengatakan...

hahaha...
roysuryo dibawa bawa...

btw kalau sampai surat itu sampai dibawa pak SBY berarti memang dia lagi ngga ada kerjaan...

Biho mengatakan...

nah kalo yang ngehack ini baru deh bukan norak lain pula kurang ajar, coz mengatas namakan kepentingan rakyat :D

arifkurniawan mengatakan...

Di satu sisi, setuju ama Biho. Vandalisme make-make nama rakyat... Ampuun deh.

Di sisi lain, beberapa orang Indonesia udah muak, suaranya ga pernah didengar. Punya wakil, kerjaannya nungging doang. Akhirnya terpaksa harus 'turun ke jalan'.

Rakyatnya doyan vandalisme web pimpinannya.
Pemimpinnya doyan vandalisme HAM rakyat.

Hehehee, lucu juga sandiwaranya.

Kana Haya mengatakan...

wah... Qwerty-nya itu sapa ya.... jadi penasaran.. :p

soal roy suryo, ko cuma 20 juta ya? taun 2015 nanti kan jumlah penduduk indo jauh lebih banyak dari segitu. kenapa ga patok, minimal 50% dari jumlah total penduduk indo melek teknologi termasuk internet?

escoret mengatakan...

moga2 pak SBY membaca postingan itu..hehhehe

antobilang mengatakan...

kalo makan cabe kebanyakan trus mules gimana? Coba deh, pas mau mimpin sidang negara gitu karena over makan cabai (karena perlu keberanian buat ngadepin DPR yang kayak anak TK), ehg..tiba2 presiden ke belakang, ato ngga boker di celana..

*cuih, nnggilani ni komen e*

ampuun..kabur ah..

NiLA Obsidian mengatakan...

sebelon jadi presiden di tes makan cabe sebanyak2nya...
(ini pemilihan presiden apa fear factor ya?)

pakar lampung mengatakan...

semoga tercapai

Zico Alviandri mengatakan...

Mohon izin copas untuk thread saya di detik forum. Ada di sini http://forum.detik.com/showpost.php?p=11538109&postcount=711

Terima kasih :)