Jumat, 16 Mei 2008

Pilih Dibui atau Ditonjok?

Kira-kira cara apalagi yang akan ditempuh tetikus ini untuk berkelit karena ketahuan plesiran ke negerinya Maradona dengan membawa serta keluarga mereka? Ketika semua orang tengah prihatin karena BBM mau naik [dan seluruh kebutuhan hidup lainnya udah lebih duluan naik] mereka malah jalan2 ngabis2in duit negara sekitar 6.000 dolar per hari? OMG, punya hati atau nggak, ya?

Kalo berita itu bikin pusing, berita satu ini justru bikin saya tertawa2 jahat. Seorang anggota DPR dipukul di Bandara Soekarno-Hatta, tepatnya di Terminal IV khusus pendataan dan pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Katanya yang memukul itu ngakunya petugas.

Si anggota DPR dipukul ketika sedang berbincang dengan beberapa TKI yang terlantar dan tidak dipulangkan ke daerah asalnya. Katanya petugas yang berada di terminal itu menahan sejumlah paspor TKI sehingga mereka tidak dapat pulang ke kampung halaman masing-masing. Saat bincang2 itu, tiba-tiba ada oknum petugas di terminal menghampiri si anggota DPR yang terhormat dan berupaya menonjok mukanya.

Saya tertawa2 bukan karena tak prihatin. Tapi karena berpikir, kalo tak ditonjok, mungkin anggota DPR ga akan pernah peduli pada nasib TKI. Bukankah bertahun-tahun lamanya, nasib para TKI tetep begitu-begitu saja? Pergi karena pemerintahnya tak mampu menyediakan lapangan kerja. Lalu mereka pulang dengan dijemput para pemeras mulai dari bandara hingga ke kampung halaman.

Atau jika terjadi sesuatu pada mereka di luar negeri sana, pemerintah saling lempar tanggung jawab. Agen disalahkan, TKI ditelantarkan. Karena itu, saya tetap meragukan sikap mereka setelah peristiwa ini. Mungkin yang akan dibicarakan di gedung sirkus sana bukan terkait TKI yang terlantar, tapi soal anggotanya yang ditonjok!

4 komentar:

sluman slumun slamet mengatakan...

hahahaha. kalo soal tki saya dari dulu sebel ngelihat kebijakan pemerintah. pemberlakuan terminal khusus, katanya untuk meningkatkan pelayanan? emang gak mikir apa, kalo ada terminal khusus malah jadi sarang penyamun kan?

hore... dah dibuka blok-nya tapi gak tau kalo pake telkomgroup ituh. saya pakai telkomsel flash masih gak bisa buka semua blogspot. saya komplain ke 116, katanya kebijakan pemerintah... hahahahahaha...
back up ke wodpes dong1
:d

iman brotoseno mengatakan...

gimana kalau dimasukin bui trus ditonjok disana...

* kalau melihat perlakukan terhadap TKW memang kurang manusiawi..ya inilah penjajahan atas bangsa sendiri

Anonim mengatakan...

Gak sabar pigin tahu kelajutan ceritanya...kayaknya seru nih

berita ttg TKI dan TKW yg teraniaya memang kagak ada matinya

Tapi yang ini seru punya karena yg kena tojok bukan TKI/TKW

neng mengatakan...

soalnya, di kamus mereka nggak ada kata-kata, malu, nurani, jujur, kerja keras .....