Renovasi rumah ga rusak Rp 350 miliar
Ah, kalian pasti udah bosen dengan berita2 memuakkan dari gedung sirkus itu. Tapi koran pasti sepi jika dalam sebulan tak ada berita dari aksi2 konyol yang mereka lakukan. Entah berkelahi, entah agenda studi banding ke luar negeri padahal cuma jalan2 dan belanja belanja, atau minta kenaikan gaji, tunjangan, uang komunikasi dll, renovasi gedung, pokoknya apa aja yang berbau duit. Kali ini apalagi? Ya pastilah ga jauh2 dari urusan fasilitas. Seperti kata detikcom, mereka mo merenovasi rumah dinas! Dananya? Rp 350 miliar!
Fantastis! Ketika pengungsi Gunung Kelud hanya bisa makan nasi basi (walopun paduka presiden sedang berkunjung ke sana), ketika korban Lapindo dua kali lebaran di pengungsian tanpa opor ayam dan ketupat tapi hanya dengan bau lumpur, ketika korban gempa Sumatra masih kelaparan karena kekurangan bantuan, mereka masih mikirin untuk renovasi rumah yang sebenernya tidak rusak, tidak terbang atapnya karena puting beliung, tidak retak temboknya karena gempa, tidak ternoda lantainya karena banjir! Bener2 ga punya perasaan!
Coba, duit Rp 350 miliar itu dipake buat renovasi gedung dan biaya sekolah di daerah bencana, berapa banyak anak yang bisa terselamatkan masa depannya? Kalo dipake buat membangun tempat pengungsian sementara bagi korban Kelud yang lebih layak huni dan memasok bahan makanan buat mereka, pengungsi2 itu tidak akan setiap saat meminta kembali ke kampung halamannya yang berselimut debu dan ancaman setiap saat tertimpa lahar panas. Betapa tidak pekanya mereka, walaupun katanya, itu kerjaannya si sekjen DPR. Ah, yang bener?
Oiya.., rencananya, renovasi akan dilakukan mulai Januari 2008 dan akan berlangsung sekitar setahun. Selama pengerjaan renovasi, para anggota DPR yang menempati rumah itu, bakal dikasih uang pengganti sebesar Rp 20 juta untuk menyewa rumah atau apartemen. Oh, God! Padahal, banyak rumah kosong di kompleks itu. Mereka juga pasti punya rumah yang lain. Waduh...! Lihat di sana, pengungsi2 korban lumpur Lapindo Brengsek itu masih saja harus puasa, lebaran, natal, dua kali di lokasi pengungsian, dan masih juga diuber2, disuruh pindah, dan dihantui jebolnya tanggul2 berisi lumpur panas setiap saat.
Masih berminat berpartisipasi di pesta pejabat 2009 nanti?

